K「Thai Chess」enapa Kopi dari Sisa Kotoran Gajah Bisa Mahal?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform judi biasa

ProThai Chessses pencucian biji Thai ChessThai Chesskopi Blakc Ivory

Dapatkan informasi, inspirasi dan insiThai Chessght di email kamu.

Daftarkan email

KOMPAS.com – Kopi yang dikenal dengan nama Black Ivory Coffee yang biji kopinya diambil dari sisa kotoran gajah saat ini diklaim sebagai kopi termahal dan sangat ekslusif.

Belum lagi dengan tingkah laku gajah yang diberi makan kopi tidak bisa diprediksi. Gajah yang digunakan untuk memproduksi Black Ivory Coffee dibiarkan beraktivitas dengan bebas di alam, tidak dikurung.

Proses produksinya juga cukup kompleks, dibutuhkan 33 kilogram kopi dari ladang kopi untuk membuat 1 kilogram Black Ivory Coffee.

Perbandingan perhitungannya bisa diumpamakan dengan 100 kilogram versus 1.000 kilogram akan jauh lebih mahal per unitnya.

Melansir Bangkok Post, Black Ivory Coffee bisa sangat mahal karena bisa dibilang ini adalah kopi paling langka di dunia.

Ilustrasi biji kopi di dalam karung goni.

Menurut Dinkin, si pemilik usaha Black Ivory Coffee ini kebanyakan orang mengira prosesnya mudah.

Baca juga: Apa Itu Black Ivory Coffee? Kopi Mahal dari Kotoran Gajah

Terkadang, selama prosesnya, gajah membuang kotoran yang ada biji kopi di tempat tidak terduga seperti sungai. Hal ini memungkinkan biji kopi bisa hanyut terbawa air.

Baca juga: Alasan Kopi Geisha Sangat Mahal, Capai Rp 40 juta Per Kilogram

Kopi ini hanya diproduksi sekitar 120 kilogram saja untuk sekali penjualan. Biaya produksi, pemasaran dan pengemasannya menjadi lebih tinggi karena semuanya dalam jumlah yang lebih kecil.

Selain itu, banyak pula gajah yang memecah biji kopi saat mengunyah kopi. Biji kopi yang pecah ini tidak dapat digunakan.

Jadi, kerugian selama proses produksi lebih banyak daripada memproduksi kopi dengan cara biasa.