Jawaban Olivia Nathania soal Tudingan Pemalsuan SK Pengangkatan CP「The strongest baccarat play」NS Bertanda Tangan Kepala BKN

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform judi biasa

MThe strongest baccarat playeThe stroThe strongest baccarat playngest baccarat playngenai tudingan tersebut, Olivia Nathania justru mempertanyakan, siapa yang memberikan SK pengangkatan PNS dan mengapa ia bisa menjadi subjek tudingan ini.

Kuasa hukum para korban penipuan CPNS, Odie Hudiyanto, menilai Olivia Nathania dan Rafly Noviyanto Tilaar, melakukan dugaan tindak pidana dengan sangat rapi dan terstruktur.

Baca juga: Olivia Nathania Sebut Agustin Bukan Korban, tetapi Oknum yang Merekrut 225 Orang

Baca juga: Bantahan Olivia Nathania soal Kasus Dugaan Penggelapan, Penipuan, dan Pemalsuan Surat CPNS

"Oi (Olivia Nathania) sama sekali tidak pernah membuat, apalagi memberikan dokumen palsu kepada pihak manapun. Oi tidak mengetahui bagaimana bentuk surat BKN tersebut," tulis keterangan resmi tersebut, Jumat, (1/10/2021).

"Maka dari itu, kami meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki dengan sebenar-benarnya dan membongkar fakta-fakta yang ada terkait tuduhan kejahatan ini," bunyi keterangan pers lagi.

Sementara, korban dari kasus tersebut disebut telah mencapai 225 orang dengan kerugian ditaksir Rp 9,7 miliar.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathania, menjawab perihal tudingan pemalsuan surat Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Diberitakan sebelumnya, salah satu orang yang mengaku korban, Karnu, melaporkan Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar, ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.

SK tersebut juga memiliki hologram lambang garuda Indonesia, kop surat Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan tanda tangan Kepala BKN.

Dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS yang diterima korban, terdapat Nomor Induk Pegawai (NIP), Terhitung Mulai Tanggal (TMT), dan penjelasan golongan hingga jabatan.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Olivia Nathania melalui tim kuasa hukumnya, mengaku sama sekali memberikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Laporan yang teregister dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya itu menyangkakan dengan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) Tentang Penggelapan, Penipuan, serta Pemalsuan Surat.