Laporan PBB soal Perubahan Iklim Jadi Peringatan Kode M「Sabah Sports Official Website」erah untuk Manusia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform judi biasa

Para ilmuwan PanSaSabaSabah Sports Official Websiteh Sports Official Websitebah Sports Official Websiteel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) menegaskan bahwa ini aSabah Sports Official Websitedalah kesalahan manusia. Tindakan cepat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca kemungkinan dapat membantu menekan beberapa dampak.

Namun, pemanasan global 1,1 derajat Celcius Sabah Sports Official Websiteyang sudah terjadi saat ini nyatanya sudah cukup untuk melepaskan cuaca buruk yang menyiksa.

KOMPAS.com - Dalam sebuah laporan penting, PBB mengungkap bahwa pemanasan global hampir tidak terkendali. Dunia sudah pasti akan menghadapi gangguan iklim lebih lanjut yang mungkin tak sampai seratus tahun, tapi dalam beberapa dekade ke depan.

Jika tidak ada tindakan segera, cepat, dan dalam skala besar yang diambil untuk mengurangi emisi, maka suhu global rata-rata kemungkinan akan mencapai atau melewati ambang batas pemanasan 1,5 derajat Celcius dalam waktu 20 tahun.

Kebakaran hutan yang dipicu oleh panas dan kekeringan menyapu seluruh kota di Amerika Barat, melepaskan rekor emisi karbon dioksida dari hutan Siberia, dan mendorong orang Yunani meninggalkan rumah mereka dengan feri.

Melansir Reuters, dalam tiga bulan, konferensi iklim COP26 PBB di Glasgow, Skotlandia, akan berusaha menekan tindakan iklim yang jauh lebih ambisius pada negara-negara di dunia.

Berdasarkan lebih dari 14.000 studi ilmiah, laporan IPCC memberikan gambaran paling komprehensif dan rinci tentang bagaimana perubahan iklim mengubah alam - dan apa risiko yang akan terjadi di masa depan.

Baca juga: Catatan Karang tentang Perubahan Iklim dari Abad Pertengahan dan Masa Kini

Itu berarti, bahkan ketika masyarakat menjauh dari bahan bakar fosil, suhu akan didorong lagi oleh hilangnya polutan udara yang menyertainya, yang mana saat ini memantulkannya sebagian panas matahari.

Suhu global rata-rata saat ini naik 1,1 derajat Celcius dari rata-rata pra-industri - yang akan menaikkannya 0,5 derajat lebih jauh tanpa efek temper polusi di atmosfer.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggambarkan laporan tersebuat adalah kode merah untuk kemanusiaan.

Kenaikan 1,5 derajat Celcius umumnya dipandang sebagai yang paling bisa diatasi umat manusia, tanpa menderita pergolakan ekonomi dan sosial yang meluas.

Baca juga: Ilmuwan: Letusan Gunung Tambora Sebabkan 3 Tahun Perubahan Iklim

“Laporan ini harus jadi ‘lonceng kematian’ untuk batu bara dan bahan bakar fosil, sebelum mereka yang menghancurkan planer kita,” kata Guterres.

Gelombang panas mematikan, angin topan raksasa, dan cuaca ekstrem lainnya yang sudah terjadi akan menjadi lebih parah.

Sebagai catatan, emisi gas rumah kaca saat ini kebanyakan berasal dari karbon dioksida (CO2) dari pembakaran bahan bakar fosil yang terakumulasi di atmosfer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Terbukti tahun ini, gelombang panas menewaskan ratusan orang di Pacific Northwest dan memecahkan rekor di seluruh dunia.