Kucing Sembelit: Penyebab, Gejala, dan Cara「European mainstream betting company」 Menanganinya

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Platform judi biasa

"PeEuEuropean mainEuropean mainstream betting companystream betting companyRopean mainstream betting companynyakit usus dapat mengubah motilitas, memperlambat jalannya isi yang dicerna dan mengakibatkan feses menjadi lebih kering," imbuh dia.

Menurut Tarina L Anthony, dokter hewan khusus kucing di Aurora, Colorado, AS, para profesional kedokteran hewan memandang ada beberapa penyebab kucing mengalami sembelit, antara lain sebagai berikut.

"Ada kesalahpahaman bahwa jika kucing mengalami konstipasi, feses di dalamnya berdiameter lebih besar dari feses biasa. Meskipun demikian, terkadang feses dari kucing yang mengalami konstipasi berukuran sangat kecil," papar Anthony.

"Ini karena feses yang kecil dan keras menyulitkan usus besar untuk bergerak keluar. Semakin lama feses berada di dalam kolon, semakin banyak air yang dikeluarkan," lanjutnya. 

Anthony mengatakan, kucing senior dengan artritis sering mengalami masalah ini, karena jongkok terlalu menantang untuk persendiannya. Selain itu, kondisi kucing mungkin memengaruhi kelenjar dubur.

Baca juga: 7 Fakta Menarik Tentang Kucing Oranye

Kucing sering kali sangat tertutup dalam urusan ke belakang. Tetapi untuk melihat tanda-tanda kucing sembelit, Anda harus membiasakan diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dilansir dari Daily Paws, Senin (17/5/2021), berikut penjelasan mengenai sembelit pada kucing, dari penyebab, gejala, hingga cara menanganinya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak hanya manusia, namun kucing juga bisa mengalami sembelit alias susah buang air besar. Sembelit pada kucing dapat disebabkan oleh beragam hal, mulai dari bola bulu hingga penyakit ginjal.

"Penyakit ginjal sering kali mengakibatkan hilangnya cairan tubuh dan dehidrasi secara keseluruhan, yang dapat bermanifestasi sebagai sembelit," kata Anthony.

Kucing mungkin juga mengalami ketidaknyamanan fisik yang membuatnya sulit buang air besar, jadi dia mungkin tidak mau bergerak sama sekali atau tidak mau berjalan ke kotak pasir untuk buang air.

"Jika kelenjar ini membengkak, bisa menyebabkan penyumbatan mekanis ke keluarnya feses serta ketidaknyamanan saat buang air besar," terang Anthony.

Baca juga: Ciri-ciri Kucing Sedang Bosan dan Cara Mengatasinya